Yuk Kenali 6 Jenis Atap Sebelum Membangun Rumah

Ada enam tipe dari atap rumah, serta pilih yang sangat sesuai susunan rumah dan situasi cuaca di wilayah Anda.

Arah dari atap sebagai pelindung bangunan dari impak iklim.

Karena itu, waktu membuat atap, kecuali harus diperhitungkan susunan, perlu diperhitungkan pilihan materialnya.

Baca Juga :harga polycarbonate
Beda material, beda juga kekuatannya. Ada beberapa pilihan bahan yang bisa dipakai untuk atap rumah.

Dari mulai bahan tradisionil memiliki serat alami, seperti ilalang yang mempunyai karakter peredam panas yang paling baik, sampai pengembangan produk kekinian seperti darurat, fiberglass , serta beton.

Selanjutnya, Anda pemilik tempat tinggal pasti ingin atap yang dapat mempersejuk rumah. Berikut pilihan bahan yang umum dipakai untuk tutup atap rumah.

Sirap

Simak Juga: harga atap sirap

Penutup atap rumah dengan mode sirap dapat menahan panas matahari secara baik.

Sirap berupa papan tipis umumnya dibuat dari kayu ulin atau kayu belian.

Sebab berupa lembaran tipis, sirap bertambah mudah dibanding bahan lain, hingga penggunaannya dapat mengirit susunan.
Darurat keramik

Darurat keramik memiliki bahan landasan tanah liat. Materialnya sama dengan darurat tradisionil, cuman prosedurnya saja yang lain.

Yang penting, darurat ini berbentuk memantulkan panas sampai capai 90%. Dengan pemantulan yang demikian besar, tentunya ruangan di bawahnya akan bertambah lebih sejuk.

Darurat aspal

Sesuai namanya, bahan landasan penting penutup atap yang ini memakai aspal.

Karakter darurat aspal fleksibel hingga gampang dibuat.

Walau dibuat dari aspal, bahan penutup atap ini tahan pada panas matahari sampai 70o C.

Polycarbonate

Penutup dengan bahan ini banyak diambil sebab bertambah dapat meredam panas.

Disamping itu, sinar bisa dilanjutkan. Kesan-kesan mudah dan terbuka didapat.
Material tipe ini gampang ditekuk serta penempatannya tidak memerlukan waktu lama (kira-kira dua hari).

UPVC

Bahan alternative atap UPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride ) mempunyai koefisiensi penghantar panas sepertiga kali dari atap tanah liat.

Dengan demikian, ruang dengan atap ini membuahkan udara yang nyaman serta semakin lebih sejuk.

Keunggulan dari atap UPVC ini juga terbukti dalam perkembangan cuaca, benar-benar pas dengan situasi cuaca Indonesia yang tidak menentu.

READ  Yuk Intip Model Kanopi Baja Ringan Untuk Garasi Rumah

Atap hijau

Atap hijau atau green roof ialah atap satu bangunan yang beberapa atau semuanya tertutupi dengan vegetasi serta media tumbuh.

Susunan tanah serta rumput ini bisa meredam radiasi panas matahari yang bisa jaga konsistensi temperatur udara di bawah atap, hingga penggunaan AC pada ruangan dapat dikurangi.