Yuk Intip Atap Seng, Atap Tahan Banting Favorit Para Arsitek!

Atap adalah salah satunya komponen penting yang ada di tempat tinggal. Lewat atap, penghuni bangunan akan terhindar dari cuaca hujan atau panas. Mengenai, atap terbagi dalam beberapa tipe seperti asbes, beton, alderon, genteng, sampai seng.

Atap seng adalah salah satunya tipe atap yang cukup terkenal di Indonesia, termasuk juga material yang paling digemari arsitek sebab karakternya yang fleksibel untuk dibuat dalam bermacam rupa menarik dengan masih menjaga mutunya.
Nah, buat kamu yang tertarik menempatkan atap seng, Kania akan memberitahukan serba-serbi atap seng yang harus kamu paham.kamu mengerti sebelum memakainya. Apa itu?

Simak Juga : harga atap alderon

Tahan Korosi serta Awet
Kelebihan penting dari atap seng ialah kekuatannya yang tahan pada korosi hingga dapat dipakai dalam tempo lama. Sekalinya terserang guratan, atap seng juga tahan pada kerusakan, serta lama kelamaan guratan itu akan lenyap sendirinya.
Tidak lupa, atap seng juga kuat pada situasi panas serta hujan, bertambah tahan pada kerusakan karena cuaca serta condong benar-benar minim perawatan.

Mudah serta Tidak Gampang Pecah

Tidak sama dengan asbes, atap seng berbobot yang mudah hingga mempermudah tukang dalam memasangnya pada kerangka atap. Bila keruntuhan benda yang berat, atap seng sangat awet sebab karakternya yang anti pecah. Atap seng juga lentur hingga pemakaianya bertambah gampang sesuai menurut ide rumah yang sedang kamu bangun.
Penempatan Simpel

Artikel Terkait : potongan atap pelana

Tidak cuma digemari beberapa arsitek, atap seng jadi favorite beberapa tukang. Digabungkan dengan rangka atap memiliki bahan kayu, penempatan atap seng sangat gampang tinggal dipaku saja. Dengan kerja yang simpel, tentu saja pekerjaan tukang bertambah lebih efektif serta dapat membagikan waktu untuk kerjakan komponen rumah yang lain.
Ramah Lingkungan

Keunggulan lain dari atap seng ialah ramah lingkungan. Ya, produksi atap seng memakan waktu yang semakin sedikit daripada pengerjaan atap memiliki bahan logam yang lain sebab memakai titik leleh terendah. Kecuali dibuat dengan sumber energi yang minim, pemakaian panjang dari atap seng membuat memberi andil lebih dari perumahan ramah lingkungan.

READ  Memelihara Hewan? Ini Tips Buat Rumah Nyaman untuk Hewan

Bising serta Menghantarkan Udara Panas

Walau mempunyai banyak kelebihan, tetapi atap seng mempunyai kekurangan. Memakai bahan penting logam, karakter bermaterial itu bisa menghantarkan panas yang hasilnya membuat temperatur tempat tinggal jadi panas waktu siang hari. Disamping itu, permukaan atap seng yang terserang hujan akan memunculkan suara bising, bagusnya diberi susunan kedap suara waktu penempatan seperti asbes yang bisa mengisolir udara panas.
Tipe serta Harga Atap Seng
Atap Seng, Atap Tahan Banting Favorite Beberapa Arsitek! (5)
Di pasar, atap seng yang ada biasanya berupa gelombang bundar serta dipasarkan berbentuk lembaran dengan ketebalan yang berlainan. Harga paling murah, kamu dapat beli atap seng dengan bandrol Rp60 ribu per lembar untuk ukuran 1,8 m x 80 cm serta ketebalan 0.20 mm. Tetapi, harga untuk ukuran itu benar-benar variasi, bergantung pada produsen atau brand dari atap seng.

Untuk penambahan, sekarang ini ada macam atap seng spandek yang dibuat dari kombinasi material seng serta alumunium. Spandek adalah jalan keluar bila kamu ingin atap seng dengan mode yang bertambah artistik, tetapi dipasarkan pada harga jual per lembar yang semakin lebih mahal.
Lewat jumlahnya kelebihan di atas, atap seng menjad jalan keluar paling baik buat kamu yang ingin membuat tempat tinggal dengan anggaran minim tetapi ingin mengoptimalkan peranan bangunan. Well, janganlah lupa selalu untuk terhubung artikel Kania yang lain, ya!