Limbah plastik bisa dimanfaatkan menjadi bahan bangunan, Begini Caranya

Sampah plastik ialah permasalahan global yang benar-benar menonjol mata. Dari pegunungan paling tinggi sampai palung laut terdalam, sampah plastik kelihatannya tidak terhindar lagi.

Pada keadaan alami, plastik hampir tidak dapat dihancurkan, tetapi penjuru dunia memakainya dalam jumlah besar. Seputar 359 juta ton plastik dibuat di penjuru dunia tiap tahunnya.

Alam tidak bisa mengatasi pembuangan plastik dengan kecepatan yang cukup untuk menahan bahaya buat makhluk hidup.

Ini memunculkan konsensus jika plastik ialah bahan yang tidak berkepanjangan. Serta ya, plastik merupakan permasalahan yang besar sekali, tapi tidak harus begitu.

Permasalahan intinya bukan plastik untuk bahan. Permasalahannya ialah mode ekonomi linier kita: barang dibuat, dikonsumsi, selanjutnya dibuang.

Mode ini memprediksi perkembangan ekonomi tanpa ada akhir serta tidak menimbang sumber daya planet yang dapat habis.

Tapi sebetulnya terdapat beberapa langkah untuk mengendalikan siklus hidup plastik dengan cara tidak sama. Salah satunya yang sedang saya lakukan ialah mengganti plastik sisa jadi bahan bangunan yang kuat, handal, serta berkepanjangan.

Mikroplastik di Samudera Atlantik ‘beratnya dapat 21 juta ton’
Mycotech: Memakai jamur jadi bahan bangunan
Saat sampah plastik kemresek dirubah jadi bahan pengerjaan aspal
Periset ITB ganti bungkus mi instant jadi bahan bakar minyak
Banyak orang menduga jika daur lagi plastik benar-benar terbatas: cuma ada beberapa macam plastik yang bisa didaur lagi. Ini bukanlah hal yang mengagetkan, sebab pembagian plastik yang didaur lagi benar-benar minim.

Inggris, contohnya, memakai lima juta ton plastik tiap tahun serta cuma 370.000 ton yang didaur lagi tiap tahunnya: cuma 7%.

Dengan cara tehnologi, semua polimer 100% bisa didaur lagi. Beberapa salah satunya bisa dipakai berkali-kali untuk produksi barang yang serupa. Beberapa macam plastik bisa didaur lagi seperti ada, dengan merusak benda jadi serpihan, melelehkannya, serta memakainya lagi.

Info gambar,
Bata semacam ini dapat jadi bikin biru bata plastik yang kuat serta bertahan lama untuk dipakai dalam konstruksi.

Plastik daur lagi seperti itu kemungkinan mempunyai karakter mekanik yang bertambah rendah dibanding dengan plastik sekali gunakan, sebab setiap saat plastik dilebur serta diolah, rantai polimeriknya turun.

READ  Studio Bangunan Kenalkan Keistimewaan Jotun Majestic Design

Tapi itu dapat dipulihkan lagi dengan mencampurkannya dengan bahan penambahan atau plastik sekali gunakan. Contoh daur lagi industri yang sukses termasuk juga PET, atau polyetilen therephtalate, yang dipakai untuk bikin botol minuman mudah, serta polistiren.

Dengan cara tehnis, semua plastik yang lain bisa diproses menjadi lagi bahan baru dengan pemakaian yang lain.

Contoh pemakaian paling akhir, contohnya, tiap sampah plastik bisa dipotong kecil-kecil serta dipakai untuk pengisi aspal.

Sampah plastik dapat juga dipirolisis (diuraikan lewat pemanasan ) untuk membuahkan bahan bakar.

Perusahaan Jepang Blest Corporation sudah jual mesin portabel untuk mengganti sampah plastik lokal jadi bahan bakar secara simpel serta dapat dijangkau.

Permasalahannya ialah jika banyak sampah plastik yang tidak wajar serta tidak memberikan keuntungan untuk didaur lagi. Polimer seperti karet, elastomer, termoset, serta sampah plastik kombinasi, demikian saja dikasih merek untuk “tidak bisa didaur lagi” oleh bagian daur lagi.

Walau sebenarnya, jumlah material ini di penjuru dunia besar sekali serta terus makin bertambah. Bagaimana bila sampah plastik ini dapat digunakan untuk membuahkan suatu hal yang berguna buat warga?

Banyak kampus serta pebisnis coba melakukan. Beberapa memakai sampah plastik kombinasi untuk digunakan dalam peranan yang lain dari aslinya. Contohnya, beberapa ada yang meningkatkan bahan bangunan dari sampah plastik.

Plastik itu kuat, bertahan lama, tahan air, mudah, gampang dibuat, serta bisa didaur lagi: ini ialah semua karakter kunci untuk bahan konstruksi.

Bagaimana bila semua sampah plastik ini dapat dirubah jadi bahan bangunan buat warga berpendapatan rendah? Ide awal ini cukup menjanjikan, tapi belum bisa direproduksi pada rasio industri.

Saya pelajari sampah plastik dengan arah spesial untuk mendapatkan langkah yang menarik untuk mengenyahkannya dari lingkungan.

Semenjak 2009, saya sudah meningkatkan beberapa bahan bangunan yang dibuat dari sampah plastik tersisa customer yang digabung dengan plastik dari asal sampah yang lain.

Misanya, sampah pertanian seperti ampas tebu (produk sambilan industri gula di Brasil) serta ampas kopi, sampai sampah beton serta puing-puing konstruksi. Ditambah lagi plastik daur lagi, terdapat beberapa langkah untuk membuat bahan yang bisa membuahkan batu bata, genteng, plastik kayu serta komponen bermanfaat yang lain untuk membuat.

READ  Ini Dia Harga Grill Penutup Saluran Air Variatif

Team kami sedang coba meningkatkan batu bata bangunan wajar gunakan yang dibuat dari plastik daur lagi. Kami sudah mempersiapkan beberapa bahan menjanjikan memakai kombinasi plastik baru serta plastik daur lagi (botol PET memiliki warna, polipropilen, polietilen) serta bahan sampah lokal yang lain, seperti rami, serbuk gergaji, sampah beton serta lumpur merah.

Info gambar,
Ada asumsi jika beberapa plastik tidak dapat didaur lagi, tapi bila diatasi secara benar, plastik tak perlu dibuang ke TPA.

Sekarang ini kami sedang membuat property bahan untuk proses rotomoulding, yakni satu tehnologi bikin plastik yang bagus untuk bikin barang berongga besar.

Simak Juga :harga baja ringan

Kami ingin memakai plastik daur lagi sebanyaknya dalam balok bata ini. Selama ini, balok yang dibuat dari 25% plastik daur lagi mempunyai performa yang benar-benar bagus di dalam pengujian mekanis. Setelah itu kami akan coba 50%, 75%, sampai 100%.

Kami pikirkan estetika balok. Kombinasi plastik beragam warna yang didaur lagi umumnya jadi abu-abu atau hitam. Untuk mewarnainya, kami mempersiapkan kombinasi plastik murni atau daur lagi untuk melapisi beberapa blok.

Jadi, permasalahan kemungkinan bukan pada plastik.

Plastik malah dapat jadi sisi dari jalan ke arah langkah hidup yang bertambah berkepanjangan.

Memakai sumber daya alam atau terbarukan juga belum pasti ramah lingkungan. Jejak ekologis bahan polimer bertambah kecil dibanding bahan alami, yang membutuhkan tempat subur, air bersih, pupuk, serta waktu pergantian yang besar.

Menurut Global Footprint Network, sebelum epidemi kita menginginkan 1,75 kali sumber daya yang ada di planet ini.

Manfaatkan sampah yang “tidak bisa didaur lagi” serta meningkatkan plastik pilihan untuk gantikan bahan alami bisa kurangi tuntutan kita pada planet. Berarti, peluang akan Bumi yang bertambah bersih serta berkepanjangan untuk generasi selanjutnya.

Info gambar,
Membuat dengan sampah plastik memerlukan semakin sedikit sumber daya dibanding produk alami.

Bahan bangunan yang dibuat dari plastik daur lagi sedikit dipakai dalam industri konstruksi. Beberapa arketipe cuma dipakai untuk instalasi percontohan.

READ  Yuk Kenali Sejak Dini Tanda-Tanda Bangunan akan Ambruk

Dibutuhkan tekad politik serta kesadaran lingkungan yang luas untuk menggerakkan semakin banyak investasi untuk kekuatan daur lagi plastik.

Tetapi semoga situasi mulai beralih bersamaan bertambahnya desakan dari publik mengenai permasalahan pencemaran plastik.

Karena keterkaitan pemerintah serta industri dengan ide ekonomi melingkar, nampaknya akan ada sela di pasar serta di pikiran warga, untuk menyongsong ide plastik yang bisa gantikan bahan bangunan konservatif.

Artikel Terkait : material bangunan