Jangan Lewatkan Alasan Pintu di Toilet Umum Tak Tertutup Sampai Bawah

Anda barangkali sempat memperhatikan pintu toilet umum di beberapa tempat, baik di mal, gedung perkantoran atau restoran. Beberapa pintu toilet, khususnya di mal, tidaklah sampai bawah.

Tetap ada jarak di antara daun pintu dengan lantai. Sudah pernahkah Anda dalam hati menanyakan mengapa di toilet umum tidak memakai pintu yang betul-betul tertutup sampai bawah?

Situasi itu dibikin bukan tanpa ada alasan. Tidak sebab kurang bahan. Menurut situs brightside.me, minimal ada enam keterangan mengapa pintu toilet dalam tempat umum biasanya dibuat tidaklah sampai rapat dengan lantai. Apa faktanya?

1. Gampang dibikin bersih

Petugas kebersihan tetap bersiaga di tiap toilet umum. Demikian ada pengunjung yang keluar dari salah satunya bilik, dengan cepat petugas itu bersihkan toilet yang digunakan.

Itu juga sebagai fakta mengapa pintu pada toilet umum tidak tertutup seutuhnya. Rupanya diantaranya supaya petugas bertambah gampang membersihkannya. Bila ada air yang penuhi bilik itu, karena itu dengan gampang dipel atau ditarik menggunakan karet untuk selanjutnya ditujukan ke lubang pembuangan.

2. Menahan kesibukan menyelimpang

Mereka yang punya niat jahat serta iseng tetap berlaga dimanapun. Seringkali kamar mandi atau toilet umum jadi salah satunya tempat tempat mereka berlaga.

Hal tersebut juga yang mengakibatkan pintu pada toilet umum dibikin terbuka di bagian bawah. Dengan keinginan, mereka akan malu atau enggan lakukan hal yang kurang pantas.

3. Udara berputar-putar secara baik

Sesuai namanya, toilet umum pasti digunakan berbagai macam orang. Karenanya, jika semua ruang dibikin tertutup akan membuat situasi makin pengab.

Dengan design pintu kamar mandi terbuka dibagian bawah mempunyai tujuan supaya pada bilik toilet ada perputaran udara. Hal tersebut membuat udara gampang berputar-putar serta bebauan tidak melekat.

4. Jalan Keluar Genting
Situasi pintu yang dibikin terbuka di bagian bawah rupanya ada peranan keamanannya. Contohnya, jika berlangsung suatu hal yang tidak diharapkan, kita dapat jadikan sela itu untuk jalan keluar genting.

5. Dapat mengirit ongkos

Tiap kamar mandi umum umumnya terbagi dalam beberapa bilik. Bila semua bilik dibikin dengan pintu penuh, pasti mengonsumsi ongkos.

READ  Yuk Intip Ide Gunakan Material Beton

Karenanya, perancang membuat design pintu toilet terbuka di bagian bawah. Serta di sejumlah tempat, ada juga yang sisi atasnya terbuka. Dengan demikian, ongkos pembikinannya pasti bertambah irit.

6. Bertambah gampang teridentifikasi

Dengan pintu toilet yang tidak tertutup sampai bawah, kita dapat cepat tahu apa di salah satunya bilik toilet telah ada orang didalamnya atau mungkin tidak.

Yang bertambah penting lagi, jika ada seorang yang tidak sadarkan diri atau mempunyai permasalahan kesehatan yang membuat tidak sadar diri, semakin lebih gampang teridentifikasi lewat sela pintu sisi bawah serta dapat bertambah cepat mendapatkan pertolongan.