Ini Dia Bahaya Cat

Dalam hubungan dengan cat, ada banyak nama yang seringkali disebut, yakni VOC, timbal, serta merkuri. Bahan apa ini, serta kenapa dipakai oleh cat? Cat, untuk material yang berperan untuk pelapis, memang dibikin dari beberapa bahan yang beresiko jika kandungannya melewati nilai tingkat batas yang diperkenankan. Salah satunya bahan yang beresiko ialah VOC (volatile organic compound) atau muatan senyawa organik yang gampang menguap. Yang termasuk juga dalam kelompok VOC salah satunya solvent serta tiner. VOC diikuti dengan berbau, meskipun menurut Chandra Budiono dari Pacific Paint, cat yang tidak bau belum pasti bebas VOC. Kenapa Gunakan Solvent Solvent? Semenjak pengerjaan di pabrik, cat telah memakai solvent atau pelarut. Solvent menggenggam fungsi dalam pembangunan film yang baik. Solvent dipakai untuk pencampur cat sebab dengan ukuran yang cocok dapat membuat cat mempunyai kekentalan yang cocok. Ini membuat cat jadi gampang diaduk, gampang diterapkan, serta cepat kering. Tetapi solvent tidak ramah buat lingkungan dan tidak ramah buat kesehatan manusia.

Baca Juga : cat no drop

Polimerisasi (salah satunya step dalam pengerjaan cat) yang memakai tehnologi paling baru sangat mungkin proses pengerjaan cat tidak memerlukan solvent lagi. Solvent yang ada pada muatan cat akan menguap sesudah cat diterapkan. Sesudah solvent menguap, cat akan jadi kering serta membuat susunan di pemmuaaan benda. Karenanya cat yang telah diterapkan pada dinding serta telah jadi kering, sebetulnya telah tidak memiliki kandungan solvent. Tetapi gas atau uap yang dibuat itu memerlukan waktu untuk betul-betul hilang dari udara di ruangan yang baru dicat. Uap solvent yang menebar di udara ini dapat mencemari lingkungan serta mengakibatkan masalah kesehatan jika terhirup terlalu berlebih. Dampak solvent dapat dirasa dengan cara instant saat kita masuk ruangan yang memiliki kandungan gas karena penguapan solvent. Dengan cara instant, bahan ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan mudah seperti seperti mata pedas, kulit perih, masalah aliran pernapasan, atau alergi. Sedang jika dihfirup dalam periode waktu lama, bahan ini dapat mengakibatkan kanker, kerusakan hati, serta masalah skema saraf. Timbal serta Merkuri Kecuali VOC, bahan beresiko yang lain yang terdapat dalam cat ialah timbal serta merkuri. Menurut Shinta Iswandani Ameldy, Category Head PT IC Paints Indonesia timbal seringkali dipakai dalam kombinasi cat untuk membuahkan beberapa warna cerah. Timbal ini terdapat di pigmen, yakni bahan untuk mewarnai pada cat. Menurut Chandra, cat warna kuning serta oranye mempunyai muatan timbal yang semakin tinggi dibanding beberapa warna lain. Sesaat menurut Aceng, umumnya tambahan timbal ini berlaku untuk cat minyak. Seperti timbal, merkuri adalah bahan logam berat yang ada pada muatan cat. Di cat, merkuri diantaranya dipakai dalam kombinasi antijamur. Jika VOC beresiko waktu uapnya terhirup, merkuri serta timbal akan memberikan dampak jelek jika masuk dalam pada tubuh. Ini dapat berlangsung jika Anda atau anak Anda sentuh dinding, serbuknya melekat di tangan Anda dan Anda menggenggam makanan tanpa ada membersihkan tangan terlebih dahulu. Timbal dapat mengakibatkan salah satunya masalah skema saraf serta organ reproduksi. Pada badan beberapa anak, timbal yang melewati tingkat batas akan mengubah tingkat kepandaian serta perilaku. Sedang merkuti dapat mengakibatkan masalah pada formasi saraf, otak serta ginjal. Semakin kronis lagi, baik VOC, timbal atau merkuri kecuali menghancurkan badan kita menghancurkan lingkungan.

READ  Pandemi Corona Membuat Harga Kayu Bangunan Makin Menurun