20 Desa Di Klaten Mulai Krisis Air Bersih

Seputar 20 desa di Klaten mulai alami kritis air bersih. Pendistribusian pertolongan air bersih dari Tubuh Pengendalian Musibah Wilayah (BPBD) Klaten mulai dilaksanakan minggu kedepan.

Sopir Truk Wafat Tiba-tiba di Lereng Merapi Klaten, Masyarakat Tidak Berani Merapat

Salah satunya desa yang mulai alami kritis air bersih yaitu Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Semenjak seminggu paling akhir, masyarakat mulai memenuhi keperluan air bersih dengan beli dari beberapa pemasok.

Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno, menjelaskan harga rerata pembelian air bersih Rp250.000/bak ukuran 5.000 liter. Pembelian ini dilaksanakan sesudah stock air bersih di bak penampungan semasing rumah tipis.

“Jika keperluan air untuk ternak memercayakan dari air embung. Pembelian air untuk menyukupi air bersih di semasing rumah,” urai Sutarno waktu didapati Solopos.com di Tegalmulyo, Jumat (3/7/2020).

Sita 350 Botol Minuman keras, Polres Klaten Dapatkan Ciu Gedang Klutuk, Apa Itu?

Pemerintah Desa Tegalmulyo telah menyarankan harga kabel listrik  pertolongan air bersih ke BPBD Klaten supaya bisa menggulirkan pertolongan air bersih sekitar 150 bak. Ia menerangkan seputar 500 keluarga jadi berlangganan terpengaruh kritis air bersih di salah satunya desa yang ada pada lereng Gunung Merapi itu.

Sutarno menerangkan usaha untuk melepaskan desanya dari kritis air bersih saban tahun telah dilaksanakan. Diantaranya dengan cari kekuatan sumber air di seputar desa ditempat.

“Telah ada yang teraliri air bersih seperti di Dukuh Girpasang yang manfaatkan dari sumber mata air di Kali Jero Omah. Kami juga mendapatkan dua lubang sumur. Tetapi, untuk pengangkatan air belum juga sebab budget belumlah ada,” katanya.

Menyebar ke Enam Kecamatan
Berdasar data yang digabungkan di BPBD Klaten, wilayah yang mulai alami kritis air bersih ada di 20 desa menyebar di enam kecamatan. Jumlah itu berdasar beberapa daerah yang telah ajukan keinginan pertolongan air bersih.

Kabid Kedaruratan serta Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, menjelaskan pendistribusian air bersih diperkirakan diawali minggu kedepan. Pendistribusian pertama kali dilaksanakan ke Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang untuk desa yang pertama kali ajukan keinginan pertolongan air bersih.

READ  Tips Ubah Material Keras Jadi Lebih Cantik untuk Rumahmu

Artikel Terkait : harga tandon air 

Haris menerangkan ada empat truk yang dioperasionalkan untuk pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah yang telah ajukan keinginan. “Pada step pertama ini kami menjalankan empat truk serta semasing satu hari tiga rit. Berarti keseluruhan ada 12 rit pendistribusian air bersih sehari-harinya dengan tiap bak memiliki ukuran 5.000 liter,” katanya.

Sempat Putus Sekolah, Sarijo Klaten Ingin Sepeda Kayu Ganti Hidupnya

Haris menjelaskan berdasar info dari BMKG, daerah Klaten mulai masuk musim kemarau pada Mei sampai November serta pucuk musim kemarau berlangsung pada Agustus. Sesaat, budget untuk pendistribusian pertolongan air bersih dari APBD cuma cukup untuk penuhi pendistribusian pertolongan air bersih semasa tiga bulan.

Masalahnya budget terpangkas karena beberapa diarahkan untuk perlakuan Covid-19. Dari gagasan budget Rp200 juta (dapat untuk 800 bak air bersih) jadi Rp150 juta (untuk 600 bak air bersih).